RSS

Mengenal Riset Pemasaran

09 Jan

Riset Pemasaran adalah Perancangan, pengumpulan, analisis dan pelaporan data dan temuan secara sistematis, yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan.

Proses riset pemasaran :

Suatu riset pemasaran yang efektif dibutuhkan  langkah-langkah agar diperoleh data yang sesuai dengan tujuan pemasaran.

Langkah- Langkah tersebut adalah

1.   Mendefinisikan masalah dan tujuan Riset

Dalam hal ini manager pemasaran dan peneliti pemasaran untuk mendefinisikan masalah dengan hati-hati dan menentukan tujuan dari riset ini. Management harus mengarahkan agar jangan sampai masalah menjadi luas atau terlalu sempit.

2.   Mengembangkan rencana riset

Periset pemasaran mengharuskan pengembangan rencana yang paling efisien untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan. Manajer pemasaran harus mengetahui biaya rencana riset, sumber data, pendekatan riset dan lainnya sebelum menyetujui.

3.   Mengumpulkan informasi

Pada tahapan ini umunmnya merupakan tahap yang paling mahal dan paling sering terjadi kesalahan. Oleh karena itu diperlukan ketelitian dan kesabaran untuk mendapatkan data informasi yang akurat.

4.   Menganalisa informasi

Semua informasi yang didapat perlu disaring sesuai dengan kebutuhan dan tujuan dari riset. Perhitungan dan analisa akan data yang telah diperoleh akan menentukan langkah yang diambil selanjutnya.

5.   Menyajikan hasil temuan

Pada hasil temuan yang akan disajikan sebaiknya jangan terlalu banyak angka-angka dan teknik statistic dimana nanti akan membingungkan para pengambil keputusan melainkan pada hal-hal yang bermanfaat.

6.   Membuat Keputusan

Sumber data

  1. Data Primer : didapat melalui observasi, kelompok focus, survey, data perilaku dan eksperimen
  2. Data Sekunder

Jenis-jenis pertanyaan :

1.   Pertanyaan tertutup

a. Dikotomi : Pertanyaan dengan dua kemungkinan jawaban

b. Pilihan berganda : Pertanyaan dengan tiga atau lebih jawaban

c. Skala Likert: Pertanyaan yang menunjukkan tingkat kesetujuan/ketidaksetujuan responden

d. Diferensiasi semantik : Skala yang menguhungkan dua kata yang saling berlawanan, dmana      responden memilih sebuat titik yang menunjukkan pendapatnya

e. Skala kepentingan : Skala yang menunjukkan tingkat kepentingan beberapa atribut

f. Skala Peringkat : Skala yang menunjukkan peringkat beberapa atribut dari buruk sampai istimewa

g. Skala maksud membeli : Skala yang menunjukkan keinginan responden untuk membeli

2.   Pertanyaan Terbuka

  1. Tidak terstruktur
  2. Asosiasi kata
  3. Penyelesaian kalimat
  4. Penyelesaian cerita
  5. Gambar
  6. Tes Persepsi

Keputusan dalam rencana pengambilan sampel

  1. Unit Pengambilan sampel : Siapa yang harus disurvei?
  2. Ukuran sampel : Berapa orang yang harus disurvei?
  3. Prosedur pengambilan sampel : Bagaimana cara memilih responden?

Pembagian sampel :

1.   Sampel Probabilistik

  1. Sampel acak sederhana : Setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih.
  2. Sampel acak bertingkat : Populasi dibagi menjadi beberapa kelompok yang terpisah satu sama lain dan sampel acak diambil dari masing-masing kelompok.
  3. Sampel Cluster : Populasi dibagi menjadi beberapa kelompok yang terpisah satu sama lain dan peneliti mengambil sampel dari kelompok-kelompok tertentu untuk diwawancarai.

2.   Sampel Non Probabilistik

  1. Sampel  kemudahan : Peneliti memilih anggota populasi yang paling mudah mendapatkan informasinya.
  2. Sampel Pertimbangan : Peneliti menggunakan pertimbangan untuk memilih anggota populasi yang diperkirakan akan memberikan informasi yang akurat.
  3. Peneliti mendapatkan dan mewawancarai  sejumlah orang yang sudah ditetapkan dalam beberapa kategori populasi

Metode Kontak

  1. Kuesioner melalui surat
  2. Wawancara melalui telepon
  3. Wawancara temu kontak
  4. Wawancara online

Tujuh ciri riset pemasaran yang baik

  1. Metode Ilmiah
  2. Kreativitas riset
  3. Metode berganda
  4. Kesaling tergantung model dan data
  5. Nilai dan biaya informasi
  6. Skeptimisme yang sehat
  7. Pemasaran yang etis

Hambatan penggunaan riset

  1. Konsepsi riset pemasaran
  2. Periset pemasaran yang tidak cakap
  3. Kurang baik dalam menempatkan masalah
  4. Hasil temuan riset pemasaran yang terlambat dan kadang salah
  5. Perbedaan kepribadian dan penyajian

Pendekatan dalam mengukur produktivitas pemasaran :

  1. Matriks pemasaran

Perangkat ukuran yang membantu perusahaan menghitung, membandingkan, dan menginterprestasikan kinerja pemasaran mereka.

  1. Pembentukan bauran pemasaran

Sumber :

lista.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/…/Riset+Pemasaran.pdf

http://belajarmanagement.wordpress.com/2009/05/26/5-langkah-proses-riset-pemasaran/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 9, 2013 in Tugas Softskill

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: